Jumat, 27 Maret 2020

Tugas 4

KALA SENJA DAN SEBUAH KENANGAN 


Syang aku lewati tetap sama, berada disini sepanjang sore menatap langit yang berwarna merah kekuningan. Aku tetap duduk di bibir pantai, menatap senja yang mulai beranjak pulang ke pangkuan lautan. Menunggu seseorang yang entah kapan dia datang untuk menemuiku di pantai ini, tempat kami dulu sering menghabiskan waktu di kala senja mulai hadir di pelukan awan. Menatap lamat-lamat langit yang berwarna jingga, tertawa riang memandangi burung cemara yang beterbangan  menghiasi langit yang menua, merasakan pelukan angin sore yang mendekap kami berdua. Itu kenangan 6 bulan yang lalu bersama Dea.
       
   Katamu, ‘senja selalu tau jalan untuk pulang ke pelukan lautan, seperti hati yang tahu tempat ia untuk pulang.’ Katamu, ‘senja adalah perwujudan dari sebuah kasih sayang antara matahari dan bulan yang saling mengasihi, saling berbagi untuk menyinari bumi, seperti cinta yang saling menyempurnakan.’ Meski senja akan pergi, namun kau selalu percaya ia akan kembali esok hari di tempat dan waktu yang sama. Terasa baru kemarin kamu mengucapkan kata itu, tetapi kenapa kau meninggalkan senja yang tidak meninggalkanmu? Aku sama sekali tidak tahu apa jawaban dari pertanyaan ini. Aku hanya dapat terus menunggu di sini, tempat pertama dan terakhir kali kita bertemu. Sampai senja menjawab semua kegelisahanku.

“Nata..” Suara yang tiba-tiba menusuk hatiku

    Aku segera memalingkan wajah ke arah suara yang sepertinya memanggilku. Suara yang selalu mampu untuk menenangkanku. Melihat bola mata itu yang sempat bertatapan cukup lama denganku tanpa ada satu katapun terucapkan. Inginku marah dengan mata itu tapi rasanya itu mustahil.

“Dea...” ucapku dengan ekspresi setengah kaget
    Itu Dea, wanita yang pernah bersamaku menghabiskan hari di pantai ini. Tubuhku tiba-tiba mematung melihat wanita yang pernah mengikrarkan janji bersamaku tiba-tiba ada.

“Apa yang kamu lakukan di sini?” Tanyaku dengan tutur nada marah, mengeryitkan dahi

“Nata.. Maafkan aku” jawabnya sambil memegang tas samping yang ia kenakan di bahu kanannya

“Maaf katamu? Setelah kau pergi begitu saja, tanpa sebuah penjelasan, lalu kau hanya bilang kata maaf?” Nata mulai berdiri dari Tempat ia semula duduk di sebuah pasir putih pantai itu.

“Nata, ada hal yang harus kamu ketahui. Kenapa tiba-tiba saja aku menghilang tanpa kabar.” ia berjalan mendekati Nata. Air matanya mengalir membasahi pipinya yang memerah.

“Mungkin ini sudah waktunya mengatakan semua ke kamu.”
Nata yang tampak kebigungan ingin marah, sedih, bahagia, melihat Dea. Hanya bisa terdiam.

“Mungkin kamu tidak akan percaya. Namun ini sebuah kejujuran yang harus aku katakan. Aku menghilang karena aku harus berobat ke luar negeri selama 6 bulan, Aku harus menjalani cuci darah setiap minggu, aku sakit Nata. Waktuku mungkin sudah tidak lama lagi.” Air mata itu semakin deras. Terlihat raut wajah Dea yang amat sangat sedih dengan kenyataan yang dialaminya.

“Sakit katamu?” Tanyaku yang mulai kebingungan

“Iya Nat. Aku sakit. Dokter telah memfonis umurku Nat. Aku nggak mau ini jadi beban pikiran buat kamu, lebih baik diriku menanggung sakit ini sendirian. Mungkin ini adalah jalan terbaik untuk kita.” Jawab Dea yang mulai terisak tangis
Nata yang mulai pucat mendengar perkataan itu, hanya termangu diam.

“Ya Tuhan Jadi ini semua jawaban dari pertanyaan yang selama ini berkecamuk di hati ku” Nata yang mulai terdiam dan berkata dalam hati

    Beberapa menit mereka saling terdiam, entah apa yang ingin di katakan Nata kepada Dea. Sampai akhirnya Nata berjalan mendekati Dea. Kedua tangannya memegang pipi Dea yang sedang menangis. Kesedihan yang sudah tidak terbendung di hati Dea. Nata yang tadinya sangat marah kini mulai meneteskan hujan di matanya. Nata memeluk Dea dengan sangat erat begitu erat. Pelukan yang sudah lama hilang di hatinya.

“Maafkan aku. Aku salah, tidak mau tahu apa yang sebetulnya kamu alami. Maafkan aku. Maafkan aku. Aku tidak peduli tentang fonis dokter, aku hanya ingin kita melewati ini semua bersama. Aku akan membantumu untuk sembuh Dea. Aku janji. Aku janji.”  Kalimat yang terucap berkali-kali dari bibir Nata yang berbisik ke telinga Dea, kata yang penuh dengan makna. 
   Kesedihan yang di alami Nata dan Dea akan menjadi awal dari sebuah perjuangan cinta sejati. Air mata Nata dan Dea yang menjadi tanda dari sebuah ketulusan menyertai senja yang mulai hilang dari pandangan.
     
      Sore itu, adalah hari yang menjadi saksi 
dari sebuah pertemuan dua pasang kekasih yang sudah sekian lama terpisah oleh waktu, disaksikan oleh redupnya udara senja dan cahaya indah berwarna jingga yang terlukis dilangit bumi. Seakan langit ikut Terharu melihat pertemuan yang mengharukan ini.

  Cinta yang menyempurnakan adalah mereka yang ingin selalu berjuang. Seperti senja yang selalu menghiasi langit dengan cahayanya, meski ia akan pergi  namun tetap berusaha untuk memancarkan kilauannya esok hari. Inilah senja dan sebuah kenangan. Cerita yang tak akan pernah mati.

Senin, 10 Februari 2020

tugas 2

Biodata 
Hai perkenalkan Nama saya Widya Rahmawati dari kelas XI mipa 4 bersekolah di SMA N Negri 13 Garut. Hobby saya Membaca Novel dari sebuah aplikasi. saya tinggal di kap.Cibingbin RT\03 RW\04,Des. Cirapuhan,Kec.Selaawi.Saya Lahir Di Garut pada tamggal 28 Mei 2003.Nama ayah Cucu Burhani,yang bekerja sebagai Wiraswata dan nama ibu Toto Yulita,yang bekerja sebagai ibu rumah tangga. saya anak kedua dari tiga bersaudra,nama kakak saya Muhamad Renaldi Ferdiansyah yang berumur 20 thn dan nama adik saya Eki Ahmad Pradipta yang berumur 5 thn.Saya Mempunyai cita-cita ingin memjadi seorang guru.pada tahun 2015 saya baru lulus sekolah dasar dari SDN Cirapuhan 4,dan pada 2018 saya  lulus dari MTS.Miftahul Falah.

Kamis, 23 Januari 2020

tugas 3


CERITA RAKYAT


Cerita Sangkuriang dan Asal-Usul Gunung Tangkuban Perahu

Kisah ini bermula dari seorang dewa dan seorang dewi yang karena kesalahan yang dibuatnya di kayangan, akhirnya harus menjalani hukuman di dunia. Keduanya dihukum untuk berbuat kebaikan dalam hidupnya di bumi dalam bentuk seekor babi hutan dan seekor anjing. Babi hutan jelmaan dewi itu bernama Wayung Hyang, sedangkan anjing jelmaan dewa itu bernama Tumang. Wayung Hyang karena dihukum sebagai babi hutan atau celeng, maka ia berusaha melakukan berbagai kebaikan di dalam sebuah hutan. Sementara Tumang, sang anjing jelmaan dewa itu mengabdi sebagai anjing pemburu pada seorang raja Pada suatu hari, raja Sumbing Perbangkara berburu ke hutan di tepi kerajaan. Di suatu tempat yang dekat dengan tempat tinggal babi hutan Wayung Hyang, Sumbing Perbangkara ingin sekali kencing. Ia kemudian kencing dan tanpa sengaja, tertampung dalam sebuah batok kelapa. Selang beberapa saat, babi hutan Wayung Hyang yang sedang kehausan kemudian meminum air kencing Sumbing Perbangkara. Siapa sangka, Wayung Hyang akhirnya hamil.yang bernama Sumbing Perbangkara.Sumbing Perbangkara yang pada dasarnya memang suka berburu kembali ke hutan tersebut setelah berbilang bulan, tepat saat Wayung Hyang melahirkan seorang bayi perempuan yang sangat cantik. Sumbing Perbangkara yang berburu kijang mendengar suara tangisan bayi. Ditemani anjing pemburunya Tumang, ia akhirnya menemukan bayi perempuan yang tak lain adalah anaknya sendiri. Terpikat oleh keelokan paras bayi itu, Sumbing Perbangkara membawanya pulang dan mengangkatnya sebagai anak. Bayi perempuan itu kemudian diberi nama Dayang Sumbi.Dayang Sumbi kemudian semakin dewasa dan tumbuh menjadi seorang putri yang berparas elok. Kecantikan tersiar ke segenap penjuru kerajaan hingga didengar raja-raja dan para pangeran. Dayang Sumbi diperebutkan. Perang besar terjadi di mana-mana. Merasa tidak nyaman dengan perang yang terjadi di mana-mana karena memperebutkan dirinya, Dayang Sumbi akhir meminta kepada ayahnya raja Sumbing Perbangkara untuk menyendiri dan pergi dari kerajaan. Sumbing Perbangkara akhirnya mengijinkannya dan memberikan Tumang si anjing pemburu untuk menemaninya. Dayang Sumbi tinggal di sebuah pondok di tepi hutan. Dengan kehidupannya yang sederhana tak seorangpun yang tahu bahwa ia adalah Dayang Sumbi yang diperebutkan banyak raja dan pangeran. Di pondok itu ia mengisi kegiatannya dengan menenun.Suatu hari, saat menenun kain, Dayang Sumbi duduk di atas sebuah bale-bale. Karena mengantuk, alat tenunnya yang disebut torak jatuh ke lantai. Dayang Sumbi merasa malas sekali memungut torak itu, sehingga ia bersumpah bahwa ia akan menikahi siapapun yang mengambilkan torak itu untuknya. Tumang, anjing yang ditugaskan menemani Dayang Sumbi akhirnya mengambilkan torak yang terjatuh itu dan menyerahkannya kepada Dayang Sumbi. Demi memenuhi sumpah yang terlanjur diucapkannya, Dayang Sumbi akhir menikah dengan Tumang.Sangkuriang sangat marah kepada Tumang. Ia menakut-nakuti Tumang dengan mengarahkan anak panah pada Tumang. Tetapi, tanpa sengaja, ia melepaskan anak panah itu pada busurnya. Anak panah melesat dan menghunjam ke tubuh Tumang. Anjing jelmaan dewa itu tewas. Sangkuriang yang ketakutan bercampur putus asa akhirnya mengambil hati Tumang. Hati itu kemudian dibawanya pulang dan diserahkannya kepada dayang Sumbi dengan mengatakan bahwa itu adalah hati rusa hasil buruannya.Dayang Sumbi dengan gembira memasak hati itu, mereka ia makan dengan lahap. Setelah selesai makan, Dayang Sumbi teringat akan Tumang. Ia bertanya kepada Sangkuriang di mana anjing Tumang. Sangkuriang yang akhirnya tidak bisa berkelit jujur mengakui bahwa Tumang telah tewas karena panahnya dan hatinya telah diserahkan kepada ibunya untuk dimasak.Dayang Sumbi sangat murka. Sangkuriang telah membunuh ayah kandungnya sendiri. Ia kemudian mengambil centong nasi dan memukul kepala Sangkuriang hingga terluka sangat parah. Akan tetapi, luka di hati Sangkuriang lebih parah. Ia akhirnya lari dari pondok mereka.

Menyadari bahwa ia telah melukai anaknya sendiri dan membuatnya lari, Dayang Sumbi akhirnya merasa sangat menyesal. Sangkuriang adalah putranya satu-satunya yang telah menemaninya hidup di hutan bersama Tumang. Demi menenangkan perasaannya, Dayang Sumbi akhirnya bertapa. Dalam pertapaannya, Dayang Sumbi kemudian dikaruniakan umur panjang dan awet muda. Semumur hidupnya, ia akan tetap menjadi seorang wanita yang cantik dan tak akan pernah terlihat tua.Sementara itu, Sangkuriang yang lari dengan kepala terluka mengembara ke mana-mana. Ia berguru dengan beberapa orang sakti. Ia masuk hutan keluar hutan. Saat Sangkuriang telah menjadi pemuda sakti dan perkasa, ia mengalahkan semua makhluk-makhluk halus atau guriang yang ditemuinya dalam pengembaraan. Ia menaklukkan mereka dan dengan kesaktiannya menjadi tuan dari guriang-guriang itu.


Pada suatu ketika, dalam pengembaraannya Sangkuriang akhirnya bertemu dengan Dayang Sumbi. Sangkuriang sangat terpesona dengan kecantikan Dayang Sumbi, lalu akhirnya jatuh cinta. Perasaan Sangkuriang berbalas. Dayang Sumbi juga terpikat oleh ketampanan Sangkuriang. Akhirnya, Sangkuriang berniat menikahi Dayang Sumbi.
Saat Dayang Sumbi menyisir rambut dan merapikan ikat kepala Sangkuriang, ia melihat ada bekas luka yang sangat besar. Setelah mengamati wajah Sangkuriang, barulah ia sadar bahwa ia akan menikah dengan anak kandungnya sendiri. Sangkuriang sendiri tidak menyangka bahwa Dayang Sumbi adalah ibu kandungnya.
Dayang Sumbi akhirnya mencoba menjelaskan kenyataan bahwa Sangkuriang adalah putranya. Tetapi Sangkuriang telah kehilangan akal sehat. Sangkuriang tetap memaksa. Akhirnya Dayang Sumbi secara halus menghindari terjadinya perkawinan mereka. Ia meminta Sangkuriang membuatkannya sebuah danau lengkap dengan perahunya dalam semalam. Bagi Dayang Sumbi, ini adalah hal yang mustahil untuk dapat dilakukan oleh Sangkuriang. Anak kandungnya itu tidak akan sanggup memenuhi persyaratan yang mintanya. Di luar dugaan Dayang Sumbi, Sangkuriang menyanggupi permintaannya.
Malam itu, Sangkuriang bekerja keras membuat sebuah danau. Sangkurang menebang pohon, bekas pohon tebangannya itu berubah menjadi sebuah bukit yang kini dikenal sebagai Gunung Bukit Tunggul, sementara daun, ranting dan bagian kayu lainnya yang tidak terpakai ditumpuknya dan terbentuklah Gunung Burangrang. Ia telah bekerja separuh malam. Selanjutnya setelah perahu selesai dibuat Sangkuriang mulai membuat danau. Sangkuriang, seperti pengerjaan perahu, mengerahkan makhluk halus guriang untuk membantu. Melihat situasi ini, Dayang Sumbi menjadi ketakutan. Akhirnya ia menebarkan kain-kain hasil tenunannya di arah timur. Ia memohon kepada Sang Hyang Tunggal agar usaha Sangkuriang digagalkan. Doanya dikabulkan. Kain-kain tenunan Dayang Sumbi bercahaya kemerah-merahan di ufuk timur. Ayam-ayam jantan kemudian berkokok. Kemudian, makhluk-makhluk halus guriang yang membantu pekerjaan Sangkuriang membuat danau mengira hari akan segera pagi. Merekapun segera berlari dan bersembunyi masuk ke dalam tanah. Sangkuriang tinggal sendirian dengan pekerjaan pembuatan danau yang hampir selesai. Sangkuriang merasa usahanya telah gagal. Ia menjadi marah sekali.
Sangkuriang mengamuk. Sumbat yang dibuatnya untuk membendung Sungai Citarum dibuangnya ke arah timur dan menjadi Gunung Manglayang. Danau Talaga Bandung yang dibuatnya kemudian menyurut. Lalu dengan sekali tendangan keras, perahu buatannya terlempar jauh dan tertelungkup. Dalam sekejap berubah menjadi Gunung Tangkuban Perahu. Sangkuriang mengejar Dayang Sumbi yang melarikan diri. Ketika Dayang Sumbi hampir terkejar oleh Sangkuriang di Gunung Putri, Dayang Sumbi memohon pertolongan Sang Hyang Tunggal. Ia akhirnya menjelma menjadi sekuntum bunga jaksi. Sangkuriang terus mencari Dayang Sumbi hingga sampai ke Ujung Berung dan tersesat ke alam gaib.




Kamis, 21 November 2019

Tugas 1

1.jelaskan yang dimaksud bahasa pemograman?
2.sebutkan visi dan misi kab.Garut?
3.sebutkan manfaat dari jaringan komputer?
4.sebutkan nama presiden RI dari awal-sekarang?
5.jelaskan fungsi dari modem ?

Jawab !
1.
Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer atau bahasa pemrograman komputer, adalah instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa yang akan diambil dalam berbagai situasi secara persis.

2.
Visi
Terwujudnya Garut Pangirutan Yang Tata Tengtrem Kerta Raharja Menuju Ridho Allah SWT (Penjelasan)
Misi
Mewujudkan Penyelenggaraan Pemerintah Yang Amanah, Yang Menjunjung Tinggi Supremasi Hukum, Demokrasi dan Ham;
Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia;
Meningkatkan Kualitas Kehidupan Beragama;
Menggali dan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dan Buatan Dengan Memperhatikan Kelestarian Lingkungan;
Memberdayakan Sistem Ekonomi Kerakyatan Yang Bertumpu Pada Potensi Lokal dan Mekanisme Pasar;
Mewujudkan Garut Sebagai Daerah Agribisnis, Agro Industri;

Mewujudkan Garut Sebagai Daerah Pariwisata Disertai Pelestarian dan Pengembangan Seni Budaya Lokal.
3.

Manfaat Jaringan Komputer

Manfaat Jaringan Komputer secara umum yang akan bisa didapatkan adalah sebagai berikut ini
  1. Jaringan Komputer dapat sharing resource (data, program, peripheral komputer)
  2. Jaringan Komputer media komunikasi efektif dan multimedia
  3. Jaringan Komputer memungkinkan manajemen sumber daya lebih efisien.
  4. Jaringan Komputer memungkinkan penyampaian lebih terpadu.
  5. Jaringan Komputer memungkinkan kelompok kerja berkomunikasi lebih efisien.
  6. Jaringan Komputer dapat menjaga keamanan data lebih terjamin (hak akses).
  7. Jaringan Komputer menghemat biaya pengembangan dan pemeliharaan.
  8. Jaringan Komputer membantu mempertahankan informasi agar tetap handal dan up to date.
4.
  1. Soekarno. Masa Jabatan: 18 Agustus 1945 – 12 Maret 1967
  2. Soeharto. Masa Jabatan: 12 Maret 1967 – 21 Mei 1998
  3. Bacharuddin Jusuf Habibie. Masa Jabatan: 21 Mei 1998 – 20 Oktober 1999
  4. Abdurrahman Wahid. Masa Jabatan: 20 Oktober 1999 – 23 Juli 2001
  5. Megawati Soekarnoputri. Masa Jabatan: 23 Juli 2001 – 20 Oktober 2004
  6. Susilo Bambang Yudhoyono. Masa Jabatan: 20 Oktober 2004 – 20 Oktober 2014
  7. Joko Widodo. Masa Jabatan: 20 Oktober 2014 – sekarang
5.
Fungsi Modem

Fungsi modem adalah merubah komunikasi dua arah dari sinyal digital menjadi sinyal analog atau sebaliknya. Sebuah sinyal digital yang dikirimkan dari komputer diubah menjadi sinyal analog terlebih dahulu oleh modem dan ditransmisi melalui kabel telepon untuk dihantarkan ke komputer lainnya dan sebaliknya.

Saat ini modem juga telah mengembangkan tehnologi dengan menambah fasilitas voice modem yang dapat berfungsi sebagai saluran radio, percakapan telepon maupun audio lainnya.

Untuk meminimalisir tingkat kesalahan yang terjadi ketika melakukan transmisi sinyal, dan modem juga akan memeriksa informasi yang diterima apakah rusak atau tidak dengan metode checksum jika terjadi kerusakan maka data tersebut akan dikirim kembali ke tempat asal.

Tugas 4

KALA SENJA DAN SEBUAH KENANGAN  Syang aku lewati tetap sama, berada disini sepanjang sore menatap langit yang berwarna merah keku...